Sitanala


Sitanala????

Suatu tempat yang dikenal dengan nama Sitanala. Di sinilah Rumah Sakit Kusta didirikan untuk pertama kalinya dan masih berdiri kokoh sampai sekarang yang  penghuninya adalah para penderita kusta (rumah sakit ini akan berubah menjadi Rumah Sakit Umum Sitanala). Di luar Rumah Sakit tersebut terdapat sebuah perkampungan yang dihuni oleh para mantan penderita kusta yang dibuang oleh keluargannya dan lingkungannya (perkampungan Sitanala).

Di tempat inilah, pertama kali (14 Februari 2010), kami, dari LCC UI berinteraksi dengan para mantan penderita kusta. Di tempat inilah awal mula kami mengetahuai bahwa ada kehidupan yang berbeda dengan diri kami. Pertama kali melihat, mengapa banyak orang yang tidak mempunyai tangan? mengapa kakinya hilang? mengapa mukannya berbeda dengan kami? mengapa tidak punya hidung? mengapa mata mereka tidak bisa tertutup? 

Tidak hanya dari segi fisik yang berbeda, tapi sosial pun berbeda. Mereka hidup dengan ketertutupan, komunikasi yang sulit dan seperti ada ketidakpercayaan dan ketakutan dari diri mereka. Sosial mental yang membuat seperti itu. Stigma dan diskriminasi yang begitu kuat terus diterima yang membuat mereka tidak produktif. Pengembalian sosial, mental, dan psikologi perlu dihidupkan. 

Itulah kami, karena ketidaktahuan kami. Terima kasih Yuta Takhasima yang mengajak kami untuk berkunjung di perkampungan ini selama beberapa hari. 

 Dari kunjungan itulah, terketuk hati kami untuk melakukan sesuatu dan tergerak melakukan lebih untuk mereka. Jati diri kami ditemukan di sini. Jati diri untuk mengangkat hidup mereka, meningkatkan sosial,mental, dan psikologi mereka dan penghilangan diskriminasi adalah fokus dari tujuan kami. Tidak hanya mereka namun masyarakat di dalam perkampungan-perkampungan leprosy yang masih menunggu kita. Suatu saat kami pasti bisa menjangkau semua perkampungan leprosy di seluruh Indonesia. Semangat teman-teman LCC UI. We can do it. We believe it. Trust it. Nothing is Impossible.

Comments